Kurikulum Merdeka merupakan landasan pembelajaran yang memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan dan pendidik untuk mengembangkan proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan, karakteristik, tahap perkembangan, serta potensi peserta didik. Kurikulum ini menempatkan peserta didik sebagai subjek utama dalam proses pendidikan sehingga pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga pada pembentukan kompetensi dan karakter.
Dalam pelaksanaannya, sekolah mengembangkan pembelajaran yang lebih fleksibel, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan peserta didik. Guru diberikan ruang untuk memilih pendekatan, metode, model, dan media pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran serta kondisi siswa.
Kurikulum Merdeka juga memberikan perhatian terhadap penguatan kompetensi dasar, karakter, literasi, numerasi, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kemandirian, serta kemampuan peserta didik dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan di masa depan.
Program dan Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah:
- š Pembelajaran yang berpusat pada peserta didik
- šÆ Pembelajaran sesuai kebutuhan dan tahap perkembangan siswa
- š§ Penguatan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah
- š Penguatan literasi dan numerasi
- š¤ Pengembangan kemampuan komunikasi dan kolaborasi
- š” Pengembangan kreativitas dan inovasi
- š± Penguatan karakter dan budaya positif
- š» Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran
- š« Pembelajaran yang kontekstual sesuai lingkungan sekolah
- š Pelaksanaan asesmen sebagai bagian dari proses pembelajaran
- ā Pengembangan potensi, bakat, dan minat peserta didik
Melalui Kurikulum Merdeka, sekolah berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk berkembang secara optimal sesuai dengan potensi dan karakteristiknya.
