G
N
I
D
A
O
L

BK (Bimbingan Konseling)

Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah merupakan sebuah layanan profesional yang terintegrasi dalam keseluruhan upaya pendidikan. BK hadir sebagai bagian integral dari sistem pendidikan yang bertujuan untuk memfasilitasi perkembangan optimal seluruh potensi peserta didik. Layanan ini diberikan oleh guru Bimbingan dan Konseling (konselor) yang memiliki keahlian khusus dalam bidang ini.

BK bukan sekadar menangani masalah siswa, tetapi juga berfokus pada pencegahan masalah, pengembangan potensi, dan pencapaian kemandirian peserta didik dalam berbagai aspek kehidupannya. Ini mencakup aspek pribadi, sosial, belajar, dan karir. Melalui berbagai layanan dan kegiatan, BK berupaya menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan holistik siswa.

SUCI-min
SUCI WULANDARI, S.Pd.
Guru BK Kelas IX
Screenshot 2025-04-28 224934
SRI MULYANI, S.Psi.
Guru BK Kelas VIII
Nizar
MOH. NIZAR, S.Pd.
Guru BK Kelas VII

📕 Tugas Utama Bimbingan dan Konseling di Sekolah:

📕 Tugas guru BK :

  • Pemahaman Peserta Didik: Melakukan asesmen untuk memahami potensi, minat, bakat, kebutuhan, dan permasalahan yang dihadapi siswa. Ini bisa melalui observasi, wawancara, angket, dan tes psikologis.
  • Penyusunan Program BK: Merencanakan dan menyusun program BK tahunan dan semesteran yang sesuai dengan kebutuhan sekolah dan perkembangan siswa.
  • Pelaksanaan Layanan BK: Memberikan berbagai layanan BK kepada siswa, seperti:
    • Layanan Informasi: Memberikan informasi terkait pendidikan, karir, sosial, dan pribadi.
    • Layanan Konseling Individual dan Kelompok: Membantu siswa mengatasi masalah pribadi, sosial, belajar, dan karir melalui sesi konseling.
    • Layanan Bimbingan Kelompok: Memberikan bimbingan dalam kelompok untuk mengembangkan aspek tertentu seperti keterampilan belajar, sosial, atau perencanaan karir.
    • Layanan Konsultasi: Memberikan konsultasi kepada guru, orang tua, dan pihak terkait mengenai masalah siswa.
    • Layanan Mediasi: Membantu menyelesaikan konflik atau permasalahan antar siswa atau antara siswa dengan pihak lain.
    • Layanan Advokasi: Membela kepentingan siswa yang mengalami kesulitan atau perlakuan tidak adil.
    • Layanan Penyaluran: Membantu siswa menyalurkan minat dan bakatnya ke kegiatan ekstrakurikuler atau program pendidikan lanjutan yang sesuai.
    • Layanan Penempatan dan Penyaluran (khususnya untuk jenjang yang lebih tinggi): Membantu siswa dalam memilih dan mendaftar ke jenjang pendidikan selanjutnya atau dunia kerja.
  • Evaluasi dan Tindak Lanjut: Mengevaluasi efektivitas program dan layanan BK, serta melakukan tindak lanjut yang diperlukan.
  • Kolaborasi: Bekerja sama dengan guru mata pelajaran, wali kelas, orang tua, dan pihak terkait lainnya dalam upaya mendukung perkembangan siswa.
  • Penyusunan Laporan: Membuat laporan kegiatan BK secara berkala.

📕 Tanggung Jawab Bimbingan dan Konseling di Sekolah:

📕 Guru BK memiliki tanggung jawab yang besar dalam menjalankan tugasnya, termasuk :

  • Bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah atas terlaksananya layanan BK yang efektif dan efisien.
  • Menjaga kerahasiaan informasi pribadi siswa yang disampaikan dalam proses konseling.
  • Memegang teguh kode etik profesi bimbingan dan konseling.
  • Mengembangkan diri secara profesional melalui pelatihan dan pendidikan berkelanjutan.
  • Menciptakan hubungan yang positif dan saling percaya dengan siswa.
  • Mengidentifikasi siswa yang membutuhkan bantuan khusus dan memberikan intervensi yang tepat.
  • Mendukung pencapaian tujuan pendidikan sekolah secara keseluruhan.
  • Berperan sebagai fasilitator dalam pengembangan potensi dan kemandirian siswa.
  • Menjadi mediator dalam menyelesaikan permasalahan siswa.

📕 Aspek-aspek Penting Lainnya yang Menyangkut BK di Sekolah:

  • Tujuan BK: Membantu siswa mencapai perkembangan yang optimal dalam aspek pribadi, sosial, belajar, dan karir, serta mencapai kemandirian dalam kehidupannya.
  • Fungsi BK:
    • Fungsi Pemahaman: Membantu siswa memahami diri sendiri dan lingkungannya.
    • Fungsi Pencegahan: Mencegah timbulnya masalah yang dapat menghambat perkembangan siswa.
    • Fungsi Pengembangan: Mengembangkan potensi dan kekuatan siswa secara optimal.
    • Fungsi Pengentasan: Membantu siswa mengatasi masalah yang dialaminya.
    • Fungsi Adaptasi: Membantu siswa menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah dan masyarakat.
    • Fungsi Penyesuaian: Membantu siswa mencapai penyesuaian diri yang positif.
    • Fungsi Pemeliharaan dan Pengembangan: Memelihara kondisi positif siswa dan terus mengembangkan potensinya.
  • Prinsip-prinsip BK: Beberapa prinsip penting dalam BK antara lain kerahasiaan, kesukarelaan, keterbukaan, kekinian, kemandirian, kegiatan, keterpaduan, keharmonisan, kedinamisan, dan tanggung jawab.
  • Peran Guru BK: Selain sebagai konselor, guru BK juga berperan sebagai informator, fasilitator, motivator, mediator, dan advokat bagi siswa.
  • Hubungan BK dengan Pihak Lain: BK memiliki hubungan yang erat dengan wali kelas, guru mata pelajaran, staf sekolah lainnya, orang tua, dan ahli di luar sekolah (seperti psikolog atau psikiater) untuk memberikan dukungan yang komprehensif kepada siswa.
  • BK dalam Kurikulum: BK terintegrasi dalam kurikulum sekolah sebagai layanan yang mendukung proses pembelajaran dan perkembangan karakter siswa. Dalam Kurikulum Merdeka, BK memiliki peran yang lebih mendalam dalam memfasilitasi kebutuhan, bakat, minat, perkembangan, kondisi, dan peluang setiap peserta didik.
Secara keseluruhan, Bimbingan dan Konseling adalah bagian yang vital dalam ekosistem pendidikan di sekolah. Dengan layanan yang efektif, BK berkontribusi signifikan dalam menciptakan generasi muda yang berkarakter, mandiri, berprestasi, dan bahagia.
- Guru BK -